KUHANYA INGIN MENGATAKAN APA YANG KURASA
mares ersan
Malam ini, sungguh seatu yang kuar biasa yang sangat jarang sekali terjadi. Gemeteran tubuh yang seakan membuat ragaku roboh tak berdaya dengan detak jantung yang berdegup hebat, mungkin itu suatu ekspresi jiwa yang mewakili perasaanku untuk malam ini, rasa gelisah ini tak mampu kuhilangkan dalam hatiku, sholat isya ku tunaikan ditmbah dengan membaca yasin fadilah pun belum mampu memberikan ketengan pada jiwaku.
Namun, kucoba tuk kuat dan tegarkan diri dengan member untaian senyum diwajah luguku, seolah – olah kuat dan tegar menerima sesuatu yang telah terjadi pada malam ini. Kucoba mencari kesibukan sebagai peralihan dari kejenuhan dan kekecewaan ini, dan akupun seoalah membesarkan dan kadang – kadang memuji diri sendiri agar tampak seolah – olah tegar dan kuat, sambil mendengarkan lagu dari rosa yang judulnya “ hati yang kau sakiti “ , viera “ seandainya “, hijau daun “aku dan air mata “, samsons “ luluh “ , dan masih banyak tembang lainnya yang ku kira mampu mewakili perasaanku malam ini. Dan mungkin agar menjadi cerita indah nantinya maka kutuliskan diatas kertas ini yang mana ketika kubaca nanti aku mungkin akan tersenyum mengingat kejadian yang kualami malam ini.
Ingin sekali kutulis kata- kata yang indah sampai halamanya setebal skripsi, tapi pikiranku kusut seperti benang tak tahu mana ujung pangkalnya terletak dimana. Tapi yang jelas, suasana keadaan hatiku malam ini, ia bisa dikatakan kekecewaanlah atau mungkin lagi patah hati. Namun inilah konsekuensi logis yang harus diterima sebagai seseorang pria yang bijak dan pria sejati tentunya harus siap dengan segala yang akan terjadi, artinya dalam sebuah pertandingan hanya ada dua kemungkinan yaitu “ KALAH ATAU MENANG “ Demikian pula dengan masalah hati yaitu “ KECEWA ATAU BAHAGIA” yang semuanya itu sudah ku perhitungkan siap untuk kecewa/terluka dan siap untuk bahagia.
Dan malam pun kian larut , namun mataku yang kebanyakan orang mengatakan sipit semakin terang saja tak sedikitpun rasa kantuk menghampiri, dan jariku yang sedang memegang pena menulis dengan cepat seolah – olah mendapat inspirasi yang luar biasa. Mungkin ini memang lebih baik terjadi sekarang dari pada aku harus berharap dan berangan – angan kosong yang akhirnya akan membuatku semakin terluka. Memang benar – benar tuhan ini sangat sayang padaku, ia tunjukan sesuatu untuk kebalkanku “ I LOVE GOD ” ini menjadi sebuah hikmah dan pembelajaran yang sangat amazing untuk pendewasaan jiwaku kedepan.
Tapi jujur saja aku sangat jarang sekali merasakan patah hati yang seperti ini, mungkin ini seprti lagunya ungu “ TERLANJUR CINTA “. Maka terasa sakit dan menyesakkan dada, namun lagi – lagi aku tidak sedikitpun menaruh dendam atau kebencian kepadanya. Ada sebuah kata bijak “ orang yang kuat ialah ketika ia masih tetap tersenyum bahagia melihat orang yang ia cintai bersama orang lain “ Semoga saja itu terjadi pada diriku. Dan aku akan tetap selalu berusaha memberikan dan mendo’akan untuk kebaikan dan kebahagiaannya. Bahagialah kamu hidup bersamanya dan semoga cinta kalian abadi. Dan ini harapanku pada orang yang kamu cintai, tolong jaga dan lindungi orang yang ku cinta sebaik – baik mungkin bahkan melebihi nyawamu sendiri, karna ia begitu mencintaimu. Kuharap kau tidak menyia – nyiakan cintanya.
Sehelai daun yang jatuh, tercurat sebagai takdirnya. Dan apa yang sudah menjadi takdirnya pastilah menjadi yang terbaik. Yakin dengan rencana yang indah dari tuhan dan terima kasih sudah menjadi kenangan indah yang pernah hadir dalam cerita hidupku yang tidak akan mungkin terlupakan olehku segala kebaikan, perhatian dan kata – kata semangat darimu, selalu ku ingat sebagi acuan diriku. Sekali lagi ku ucapkan ribuan terima kasih atas segala yang telah kamu berikan
Dan malampun kian larut, waktu sudah menunjukkan pukul 01.59 wib dini hari sebaiknya ku akhiri saja cerita ini yang ku kira sudah membuat suasana hatiku tenang dan kembali normal………… terimakasiiiiiihh
Bandar lampung, 29 juli 2011 => dini hari 30 juli 2011
to : DA
“ SEMUANYA AKAN INDAH BILA KITA SALING , MENGHARGAI, MENGHORMATI , MEMAHAMI DAN MENGERTI SEBAB ITU JALAN MENUJU KEBAHAGIAAN ” ds
